[Review] Membuat Oreo Goreng with Pondan Pancake Mix

Halo Foochiers!

Beberapa tahun kemarin menu deep fried oreo (a.k.a oreo goreng) sangat menggila. Tidak bisa dipungkiri kelezatannya, perpaduan antara roti yang lembut di dalam serta krispi di luar, dengan oreonya yang menjadi sangat lembut setelah di goreng itu memang memiliki rasa unik yang membuat kita menjadi begitu ketagihan.

Tidak sedikit orang yang mencoba memasaknya dengan meracik adonan sendiri, tapi banyak juga yang ingin lebih cepat dan memutuskan untuk menggunakan adonan instant dengan pancake mix.

Nah, beberapa bulan yang lalu saya pernah mencoba pancake mix dari Pondan. Untuk yang sudah membaca postingan saya sebelumnya mungkin tahu kalau Pondan ini telah menjadi salah satu pancake mix favorit saya. Karena itu, saya ingin mencoba menggunakan pancake mix ini untuk menggoreng oreo.

Selain oreo, sebenarnya saya juga ikut menggoreng cookies coklat, karena kebetulan tersedia di rumah, hehe. Menu ini bukanlah menu yang cukup sensitif, jadi saya rasa kita bisa bereksplorasi dengan berbagai jenis biskuit. Itulah kenapa saya segera memutuskan untuk menggoreng cookies coklat yang saya temukan di rumah.

Oke, sebelum saya jelaskan bagaimana rasa dari menggunakan Pondan untuk menggoreng oreo dan cookies, terlebih dahulu saya akan menjelaskan bagaimana cara saya membuatnya. Here we go!

P.S untuk yang penasaran mengapa pancake mix Pondan menjadi salah satu favorit saya, bisa klik disini.

Deep Fried Oreo_thefoochiefood_1.jpg


Deep Fried Oreos with Pondan Pancake Mix

Bahan:
- 125gr tepung pancake Pondan
- 88ml air
- 1 butir telur
- sejumput garam
- biskuit Oreo
- coklat cookies Choco Mania

Cara Membuat:
Siapakan mangkuk, masukkan tepung, garam, dan air ke dalam mangkuk, lalu aduk hingga rata. Pastikan tidak ada gumpalan-gumpalan dari tepung.

Masukkan telur ke dalam adonan, lalu aduk kembali hingga rata.
Panaskan minyak di dalam penggorengan, api tidak perlu besar-besar, cukup sedang saja (medium heat). Tunggu hingga minyak panas *bisa cek dengan meneteskan sedikit adonan ke minyak, lalu lihat jika adonan bergelembung maka tandanya minyak sudah siap digunakan.

Sambil menunggu minyak panas, masukkan oreo dan cookies ke dalam mangkuk adonan. Balur seluruh permukaan dengan adonan, lalu tiriskan sedikit dengan menggunakan garpu, agar tidak banyak adonan yang menetes di penggorengan.
Setelah itu masukkan oreo/cookies yang sudah terbalur adonan ke dalam penggorengan. Tunggu sekitar 2-3 menit, atau sampai adonan berwarna coklat keemasan.

Jika kedua sisi sudah berubah warna menjadi coklat keemasan, segera angkat dari penggorengan, dan tiriskan minyaknya menggunakan tisu makan.
Setelah ditiriskan, beri taburan gula halus putih. Oreo goreng siap disantap.

Itulah step by step yang saya lakukan. Lalu, bagaimanakah rasanya? Apakah seenak deep fried oreo pada umumnya?

Untuk teman-teman yang sudah pernah membaca review pancake mix Pondan saya sebelumnya pasti tahu kalau rasa dari pancake mix ini manisnya (menurut saya) hampir di atas rata-rata, meski rasanya tetaplah enak. Ketika saya mencoba menggunakannya untuk oreo ini ternyata tidak begitu cocok. Bukan tidak cocok karena mengubah tekstur dan aturan dari oreo gorengnya, hanya saja rasanya menjadi sangatlah manis.

Selain rasanya yang manis, adonan juga sulit untuk dibuat menjadi krispi meski sudah digoreng cukup lama. Mungkin karena memang pancake sifatnya fluffy dan tebal, maka tepungnya pun mengandung baking powder yang cukup tinggi, sehingga sulit untuk menjadikannya krispi.

Bagi saya, oreo goreng harus krispi dibagian luarnya agar bisa mengimbangi kelembutan adonan dibagian dalam dengan oreonya yang juga sudah menjadi sangat lembut. Dan rasa manis dari adonan tidak melebihi rasa manis dari oreo agar rasa oreonya tetap menjadi juara. Sayang sekali pancake mix Pondan ini tidak bisa mewujudkan ekspektasi saya.

Jadi untuk teman-teman sekalian yang tidak gemar dengan rasa manis yang berlebihan, dan ingin membuat oreo goreng, adonannya racik sendiri aja yaa.. hehe.

Nah! Kalau kalian tidak tahu bagaimana cara meracik adonan sendiri, berikut saya beri tahu resep ala saya, yang sudah pernah saya coba, dan selalu menjadi resep favorit saya.


Deep Fried Oreos ala The Foochie Food

Adapted from: Hijab Chef | Kokiku TV


Bahan:

- 375gr tepung terigu
- 300ml susu cair putih (bukan skm ya)
- 2 butir telur
- 1 sdm baking powder
- 3 sdm margarin
- 3 sdm gula pasir
- gula halus putih
- biskuit Oreo

Cara Membuat:

Siapkan mangkuk, masukkan tepung, baking powder, serta garam, lalu aduk rata.

Di mangkuk yang lain, masukkan telur dan margarin. Aduk hingga telur sedikit mengembang dan margarin menjadi butiran-butiran kecil (margarin merata dengan telur tentu lebih bagus).

Setelah itu, masukkan susu dan gula pasir ke dalam adonan telur, aduk hingga rata. Masukkan susu sedikit demi sedikit.

Lalu tuang adonan tepung ke dalam mangkuk yang berisi adonan telur, aduk kembali hingga merata semuanya. Jangan sampai ada gumpalan dari tepung.

Selanjutnya, panaskan minyak medium heat. Sambil menunggu minyak panas, masukkan oreo ke dalam mangkuk adonan. Balur seluruh permukaan dengan adonan, lalu tiriskan sedikit dengan menggunakan garpu, agar tidak banyak adonan yang menetes di penggorengan.

Lalu goreng oreo selama 2-3 menit atau sampai berubah warna menjadi coklat keemasan. Kalau sudah, tiriskan dan taburkan gula halus putih. Dan siap disajikan.

Sebetulnya untuk cara menggorengnya sama saja seperti cara saya memasak oreo goreng menggunakan Pondan ya, jadi kalau penjelasan saya kurang jelas, bisa cek resep pondan di atas, atau bisa juga nih cek di highlight stories instagram nya @thefoochiefood yang judulnya “Oreo Goreng”. Semoga bisa membantu ya!

 

thefoochiefood
jangan lupa di follow ya! hehehe

 

Sekali lagi saya ingatkan bahwa semua ini based on my opinion, kalau ternyata kalian suka dengan perpaduan rasa manis dari pancake mix Pondan dengan oreo, maka itu juga tidak jadi masalah.

 

Oke deh, segitu dulu review dari saya. Salam pamit dan selamat berkreasi!
See ya! ❤

9 thoughts on “[Review] Membuat Oreo Goreng with Pondan Pancake Mix”

    1. Yeay! Ayo dicoba kak.
      Saranku ga perlu pake maizena kak, khawatir jd terlalu lengket adonannya. Selamat mencoba ya kak!
      Terima kasih sudah berkunjung 🙂

      Like

Leave a Reply to Ochie Cancel reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s