Pacaran yang Kelewat Batas dengan Sosial Media #5

Sosial media adalah pacar idaman gue yang entah udah berlangsung berapa lama. Lima tahun? Enam tahun? I don’t know, gue lupa bangeeeeet a-se-lik, saking lupanya gue sampe gak pernah ngerayain anniversary layaknya sepasang kekasih lainnya, tapi sumpah sih, asli kita ini langgeng banget bro. Saking langgengnya, sampe jadi kelewat batas. *Ohnoooo

Pasalnya, pacaran itu memiliki batas-batas tertentu (at least in Indonesia) (or at least yang gue tau 😂) Seperti misalnya; tidak 100% harus tahu mengenai semua privasi pribadi, tidak harus 24/7 kemana-mana bareng, tidak tidur satu ranjang, tidak tinggal dalam satu rumah, tidak berpelukan, dan batasan kontak fisik lainnya. Tapi gue dan sosial media tidak mengenal semua batasan itu. Kita sungguh melewati batas!

Ibarat lagu jadulnya Maia yang judulnya Ingat Kamu,

“Aku mau makan.. ku ingat kamu.. Aku mau tidur.. juga ku ingat kamu.. Aku mau pergi.. ku ingat kamu.. Oh cinta.. mengapa semua serba kamu..”

Gue ke si sosial media (sosmed) ini, fix banget sih kaya yang di lagu itu. Lebih parah lagi malah. Gue makan sambil buka sosmed, sebelum pergi buka sosmed dulu, pulang dari pergi buka sosmed lagi. Bosen bukanya sosmed, sibuk juga buka sosmed. Lagi menyendiri buka sosmed, lagi rame-rame juga sempet-sempetin buka sosmed. Bangun tidur buka sosmed, sampe sebelum tidur juga buka sosmed dulu. Bahkan terkadang mainin sosmed sampe ketiduran! (Astaghfirullah, padahal cita-citanya wafat dengan husnul khotimah, tapi kalo kek gini ya gimanalah :’) *naudzubillah ya Allah)

pic from https://me.me/

Segala hal yang ada di dalam sosmed perfectly membuat gue candu. Susah ninggalinnya. Nggak ngerti kenapa, kayanya waktu pembuatan sosial media si para pembuatnya ini ngasih ribuan kg micin deh, makanya gue jadi kecanduan. #nyalahinorang #gamaunyalahindirisendiri

Waktu gue pun jadi banyak yang terlewati dengan sia-sia. Gue jadi nggak produktif. Gue jadi nggak sehat, karena gue jadi jarang gerak saking asiknya main sosmed. Gue juga jadi semakin malas membaca buku. Ini gawat dan lots of negative things banget yang gue khawatir masa depan gue akan menjadi sangat tidak indah karenanya. Itulah sebabnya, gue memutuskan untuk mengurangi. Iya mengurangi, gue gabisa kalo langsung putus #terlalucinta. Gue butuh proses yang perlahan tapi pasti #ihiy.

Lalu pada tanggal 21 Oktober 2018, gue mulai “memaksa” diri untuk mengurangi jadwal pacaran gue dengan sosmed. Awalnya bingung sih mau gimana, tapi karena gamau banyak mikir, jadilah gue bikin challenge sendiri dengan tidak membuka sosmed dari bangun tidur hingga pukul 21.00 pm a.k.a pukul 9 malam.

Sepanjang hari itu, gue menghabiskan waktu dengan membaca buku, komik, membuat design cv baru, crafting buku catatan, nulis, dan nonton film (yang ini gak produktif sih wkwk). Dengan kesibukan tersebut, surprisingly, membuat gue hampir nggak sadar kalau gue nggak main sosmed seharian. Kenapa hampir? karena ada beberapa momen dimana gue keingetan dengan sosmed, seperti saat bangun tidur dan makan siang.

I did it! hari pertama sukses dan gue super bangga dengan keberhasilan gue itu. Yang bikin gue semakin bangga lagi adalah ketika waktu udah menunjukkan pukul 9 malam, gue ngga langsung buru-buru cek hape. Wes meneng wae lanjutin nulis-nulis di buku.

Baru deh jam 10 kurang gue buka ig dan langsung bikin announcement*pamer* gitu di igstories #hahaha.

Keesokan harinya gue mengulang kembali challenge tersebut. Dan berhasil lagi. Terus berlanjut sampai di hari ke-empat, gue mulai berasa bosen gitu, khawatir hal ini nggak akan berlangsung lama, akhirnya gue langsung cari challenge di pinterest yang mana adalah surganya challenge ideas. Dan gue nemu!

Gue nemu ini di akun pinterestnya Dilyara Khabibullina, ini adalah “30 Day Social Media Detox Challenge”. Gue edit challenge yang hari pertama dan sembilan karena gue hampir nggak pernah lagi buka facebook, jadi rasanya nggak fair kalo gue diemin seperti itu, akhirnya gue ganti deh dengan instagram.

Anyway, challenge ini gue mulai tepat di awal bulan November. Yang artinya challenge ini masih berlanjut hingga hari ini. So far, gue bisa melewati tantangannya sih, kecuali yang no social media dengan batasan waktu selama 15 sampai 30 menit dalam sehari itu, gue belum sanggup coy, wkwkwk. #sedih #masihbanyakgagalnya

Tapi setidaknya gue mencoba, gue berusaha. Insya Allah bulan depan akan coba cari challenge baru lagi. #semogasukses #semogabisaputusdarisosmed

Oke, sekian dulu ya. Wassalam.






20.54 pm, duduk bersandar di samping ranjang kasur sambil dengerin lagu Just Give Me A Reason-nya P!nk.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s